Pasokan Gas Mulai Normal di Sumut
Selasa, 01 Agu 2006 23:17 WIB
Medan - Setelah sempat menurun tajam selama beberapa pekan, kini pasokan gas untuk sejumlah perusahaan di Medan yang bersumber dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN), berangsur normal, Selasa (1/8/2006). Hal ini terjadi karena PT Pertamina EP Regional Sumatera telah menaikkan kembali pasokan gas untuk PGN. Sebelumnya sejak 7 Juli lalu, telah terjadi penurunan pasokan gas, sehingga mengganggu aktivitas produksi 58 perusahaan manufaktur di Sumatera Utara sejak 7 Juli lalu. Ribuan karyawan sempat terancam dirumahkan karena perusahaan tidak dapat berproduksi secara seperti biasa. Kepada wartawan, Manager Transmisi Gas NAD PT Pertamina Regional Sumatera, Sofian Sembiring mengatakan, normalisasi pasokan itu sudah berlangsung sejak 31 Juli lalu. Sebelumnya pasokan sempat menurun hingga 14 ribu Million Metric British Thermal Unit (MMBTU), atau satuan hitung untuk gas alam cair. Padahal dalam kondisi normal 19 ribu MMBTU. "Sekarang pasokan gas ke pelanggan PGN sebesar 16 ribu MMBTU. Naik dari pasokan 14 ribu MMBTU setelah 7 Juli lalu," tambahnya. Hal ini dibenarkan Kepala Personalia PT Healthcare Glovindo, Martin S. PT Healthcare Glovindo adalah salah satu dari 58 perusahaan manufaktur pelanggan PGN. Dia menyatakan pasokan gas ke perusahaannya saat ini mulai normal. Saat ini mesin perusahaan yang memproduksi sarung tangan ke Eropa tersebut mengaku hanya mampu mengoperasikan tiga dari total 17 mesin pabriknya. Akibatnya, kapasitas produksi hanya mencapai 30 persen.
(wiq/)











































