RI Berharap Bunga Utang Garuda Dihapus
Rabu, 02 Agu 2006 13:08 WIB
Jakarta - Pemerintah berharap kreditor Garuda yakni European Export Credit Agency (ECA) bersedia memberikan keringanan utang berupa perpanjangan waktu pembayaran dan pengurangan atau bahkan penghapusan utang."Tapi kalau haircut tergantung pihak sana mau atau tidak," ujar Menneg BUMN Sugiharto usai mengikuti rapat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/8/2006).Ia juga mengungkapkan bahwa dua pekan silam, direksi Garuda dan kreditor ECA telah melakukan negosiasi dan hasilnya menyepakati penyelesaian melalui bussines to bussines (b to b). "Prinsipnya mereka September nanti akan berunding kembali dengan Garuda," imbuhnya.Selain melakukan negosiasi, pemerintah juga berharap Garuda terus melakukan pengetatan ikat pinggang alias melakukan efisiensi. "Ini untuk memastikan bahwa operasinya tetap sustain. Saya berharap ada solusi konstruktif untuk penyelesaian masalah kreditnya," harap Sugiharto.Sugiharto menambahkan, pihaknya juga berharap pihak ECA memberikan keringanan dalam paket restrukturisasinya. "Saya ingin ada sharing the pain. Artinya bahwa untuk pinjaman yang sifatnya unsustain, mereka juga harus sedikit banyak mentolerir supaya ada keringanan dalam paket restrukturisasi yang diberikan," tandasnya.
(qom/)











































