Wapres Canangkan Sumbar Jadi Sentra Kakao Wilayah Barat
Kamis, 03 Agu 2006 18:04 WIB
Padang -
Wakil Presiden Jusuf Kalla mencanangkan daerah Sumatera Barat (Sumbar) sebagai sentra kakao di Indonesia Bagian Barat. Pencanangan tersebut dilaksanakan di Desa Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Kamis (3/8/2006)."Apapun jenis perkebunan yang akan dikembangkan, kita harus berorientasi pada kebutuhan pasar dan harga. Ke depan harga kakao akan semakin bagus karena Indonesia merupakan produsen terbesar ketiga setelah Pantai Gading dan Ghana," jelas Kalla. Saat ini, Indonesia memiliki kebun kakao seluas 992.000 hektare dengan produksimencapai 652.396 ton pe tahun.Dikatakan Kalla, kondisi tanah yang subur sangat mendukung untuk pengembangan perkebunan kakao di Sumbar. Untuk itu, masyarakat dapat memanfaatkan kredit dengan bunga 10 persen yang telah disediakan pemerintah. Sebagai jaminan kredit, untuk tahun ini pemerintah telah menyediakan dana sebesar Rp 255 miliar. Lebih lanjut, Kalla mengatakan, perkebunan kakao sangat cocok dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal itu karena sekitar 80 persen perkebunan kakao dikuasai oleh masyarakat. "Itu berbeda dengan perkebunan sawit yang kepemilikannya didominasi oleh perusahaan. Hanya saja, masyarakat juga perlu memikirkan upaya pengolahan kakao di dalam negeri sebelum dilepas ke pasar agar nilai ekspornya semakin tinggi," ujar dia.Sementara itu, Gubernur Sumbar, Gamawan Fauzi mengatakan, pada 2010 luas perkebunan kakao di Sumbar pada 2010 diperkirakan akan terus meningkat menjadi sekitar 108.098 hektare. Untuk saat ini, Sumbar memiliki kebun kakao seluas 25.000 hektar.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































