BP Alaska Stop Produksi, Harga Minyak Kembali Terancam
Senin, 07 Agu 2006 10:17 WIB
Alaska -
Hampir setengah produksi minyak di Lereng Utara Alaska harus dihentikan setelah BP Exploration Alaska Inc menemukan adanya korosi di jaringan pipa Prudhoe Bay.Penghentian produksi ini diperkirakan akan mengurangi produksi minyak hingga 400.000 barel per hari. Angka itu berarti mencapai 8 persen dari produksi minyak AS selama Mei 2006, atau sekitar 2,6 persen dari total suplai AS jika termasuk dari impor.BP sendiri belum bisa memastikan berapa lama perbaikan jaringan pipa Prudhoe Bay. "Saya bahkan tidak tahu berapa lama penghentian ini," ujar Tom Williams, Senior Tax and Royalty Counsel BP seperti dikutip dari AP, Senin (7/8/2006)."Kami menyesal harus mengambil langkah ini, dan kami minta maaf kepada negara dan negara bagian Alaska untuk dampak yang disebabkan oleh hal ini," ujar Presiden BP Amerika, Bob Malone dalam pernyataannya.Malone menambahkan, produksi minyak baru bisa kembali normal setelah pemerintah dan regulator pemerintah menyatakan jaringan pipa itu sudah kembali aman dan tidak mengancam lingkungan.Berkurangnya produksi minyak hingga 400.000 barel per hari ini dikhawatirkan akan membawa dampak yang signifikan terhadap harga minyak dunia. Padahal akhir-akhir ini harga minyak dunia sudah menghadapi gejolak akibat krisis di Timur Tengah dan munculnya serangkaian badai."Harga minyak dapat meningkat hingga US$ 10 per barel akibat masalah lingkungan sekarang ini. Namun kita tidak bisa mengatakan dengan tepat sebearapa besar dampaknya sampai kita melihat gambaran yang pasti seberapa besar pengurangan produksi," ujar analis komoditas dari Mitsui Bussan Futures di Tokyo, Tetsu Emori.Petugas BP pada Jumat, 4 Agustus lalu menemukan 16 anomali di 12 lokasi jaringan pipa di sisi timur dari ladang minyak. Inspensi yang didasarkan temuan dari alat pendeteksi menemukan adanya korosi yang menyebabkan penipisan dinding pipa. Penipisan itu sudah melampaui kriteria BP, sehingga tidak memungkinkan untuk dilanjutkan operasinya.Selain itu juga ditemukan sedikit tumpahan sekitar 4-5 barel. Satu barel berisi sekitar 42 galon minyak mentah.
(qom/)










































