Lativi Segera Beralih ke ANTV

- detikFinance
Senin, 07 Agu 2006 11:58 WIB
Jakarta - Keluarga Bakrie yang memiliki stasiun televisi PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) tak lama lagi akan segera menjadi pemilik saham mayoritas di PT Lativi Media Karya (Lativi).Kedua pihak saat ini masih terus melakukan penjajakan pembelian saham tersebut. Pembelian saham Lativi dilakukan oleh keluarga Bakrie diluar PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)."Ya kita terus melakukan penjajakan tapi belum bisa di-disclosure, nanti pada saatnya akan diumumkan ke publik," kata Presdir ANTV, Anindya N. Bakrie, ketika dihubungi detikcom, Senin (7/8/2006).Anindya belum mau menjelaskan, soal penyetoran dana Rp 59 miliar kepada PT Bank Mandiri Tbk, sebagai pembayaran awal akuisisi tersebut.Lativi memiliki utang ke Bank Mandiri sebesar Rp 327,78 miliar. Abdul Latief, pemilik Lativi baru membayar Rp 50 miliar pada tahun lalu.Pascapembelian 20 persen saham ANTV oleh Rupert Murdoch, pemilik grup StarTV, pada September 2005, manajemen ANTV terus melakukan perubahan isi siaran.Televisi milik Keluarga Bakrie ini pun dikabarkan tengah mengincar perusahaan TV lain dalam rangka memperbesar pangsa pasar. Mengenai kabar Bakrie juga mengincar saham SCTV, Anindya hanya menjawab, "Satu-satu dululah, saya malah baru dengar kabar itu."Konsolidasi bisnis TV makin marak dilakukan pemilik perusahaan untuk menekan biaya operasi yang lebih besar.Pada pekan lalu, pemilik Grup Para Chairul Tanjung melalui Trans TV juga telah mengumumkan pembelian 49 persen saham TV7 dari Kelompok Kompas Gramedia Group (KKG).Chairul Tanjung yang dekat dengan Keluarga Salim, dikabarkan juga akan melakukan strategic partners dengan Indosiar, yang kini sedang merosot kue iklannya. .Konsolidasi industri televisi telah mengerucutkan jumlah pemilik stasiun TV nasional. Seperti Grup Bimantara yang telah memiliki 3 stasiun TV yakni RCTI, TPI dan Global TV. Grup Trans TV yang bersatu dengan TV 7, ANTV menggandeng Lativi. Televisi lokal (daerah) juga diberitakan sedang menyusun strategi untuk melakukan konsolidasi. Selanjutnya siapa menyusul?

(ir/)