ConocoPhilips Naikkan Nilai Investasi di Indonesia

ConocoPhilips Naikkan Nilai Investasi di Indonesia

- detikFinance
Senin, 07 Agu 2006 12:59 WIB
Jakarta - Meski sempat berniat menjual 50 persen sahamnya di Blok A, ConocoPhilips tetap berkomitmen menanamkan investasinya di Indonesia. Conoco tengah mengincar blok-blok migas baru yang akan segera ditenderkan pemerintah.Demikian disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai mendampingi CEO ConocoPhilips James Mulva bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (7/8/2006)."Tadi pihak Conoco menyampaikan komitmen mereka untuk terus melakukan investasi di Indonesia. Pengeluaran mereka rata-rata per tahun 400-500 juta dolar. Saat ini mereka akan menaikkan jumlah nilai investasi untuk blok-blok baru yang akan ditenderkan pemerintah," urai Purnomo. Untuk produksi gas Blok A di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) yang dikhususkan untuk Pupuk Iskandar Muda (PIM), Conoco kini memiliki mitra baru yakni Medco Energi yang membeli 50 persen saham dari ExxonMobil."Mereka masih melakukan konsolidasi, dan hasil perencanaannya itu dituangkan dalam plan of development dan proposal expenditure untuk pengembangkan lapangan Blok A akan disampaikan ke pemerintah lewat BP Migas," jelas Purnomo.Total kandungan gas di Blok A dan Krueng Mane mencapai 1 triliun bcf. Pasokan gas dari PIM sendiri diperoleh dari swap 10 persen jatah PT Pupuk Kaltim (PKT) dan Arun. Sementara untuk jangka menengah, Qatar dan Oman sudah setuju untuk melakukan swap.Purnomo menambahkan, pemerintah juga telah meminta Conoco untuk mempercepat produksi di Blok A dari tahun 2010 menjadi tahun 2009. "Karena pasokan gas itu sangat dibutuhkan oleh PIM," ujarnya. Mengenai pembagian atau split Blok A, Purnomo mengatakan hitung-hitungannya sangat fleksibel. "Tapi masih dalam hitung-hitungan dan besarannya belum ditentukan," katanya.Purnomo mengaku dirinya memahami jika pembagian itu akan dipengaruhi oleh tingginya harga gas. "Kita memahami itu. Yang penting kita bisa mendapatkan gas. Selain itu akan ada kegiatan ekonomi yang multiplier effect-nya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah Lhokseumawe," ujarnya.Yang pasti, tegas Purnomo, setiap ada perubahan soal bagi hasil, akan dibawa ke sidang kabinet untuk mendapat persetujuan. Conoco Pasok Gas ke JawaPurnomo juga mengungkapkan bahwa pihak Conoco melaporkan proyek gas di Sumsel yakni Suban II dan III sudah siap dan akhir tahun ini bisa dipasok ke Jawa. "Jadi ada dua pipa gas yang akan dialirkan ke Jawa. Satu milik Conoco lewat Muara Tawar, dan satu lagi milik PGN masuk lewat Cilegon, Banten. Dua-duanya akan memasok gas sampai 400 mmcfd," jelasnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads