Orang Paling Tajir Inggris Minat Beli MU, Segini Hartanya!

ADVERTISEMENT

Orang Paling Tajir Inggris Minat Beli MU, Segini Hartanya!

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Kamis, 19 Jan 2023 11:49 WIB
British INEOS Group chairman and OGC Nices owner Jim Ratcliffe looks on before the French Cup final football match between OGC Nice and FC Nantes at the Stade de France, in Saint-Denis, on the outskirts of Paris, on May 7, 2022. (Photo by BERTRAND GUAY / AFP) (Photo by BERTRAND GUAY/AFP via Getty Images)
Sir Jim Ratcliffe/Foto: AFP via Getty Images/BERTRAND GUAY
Jakarta -

Miliarder Inggris Sir Jim Ratcliffe menjadi kandidat pemilik baru Manchester United (MU). Klub berjuluk setan merah itu dikabarkan bakal dijual oleh pemiliknya, keluarga Glazer.

Ketertarikan Ratcliffe membeli MU terkuak dari pernyataan INEOS, perusahaan miliknya, yang secara resmi mengajukan diri dalam proses pembelian MU. Lantas, siapa sebenarnya sosok Ratcliffe?

Melansir dari Forbes, Kamis (19/1/2023), Ratcliffe menduduki posisi pertama orang terkaya di Inggris, dan ke 111 di dunia. Kekayaannya mencapai US$ 15,6 miliar atau Rp 234 triliun (kurs Rp 15.000).

Sumber kekayaan Ratcliffe berasal dari INEOS Group, perusahaan kimia multinasional yang berpusat di London, Inggris. Ia menjadi pendiri sekaligus pemilik dari INEOS.

Perusahaan ini memproduksi banyak produk, seperti minyak sintetis, plastik, hingga pelarut yang digunakan membuat insulin dan antibiotik. INEOS dikenal sebagai pemain besar di Inggris.

Keterlibatan INEOS di bidang olahraga bukanlah hal baru. Perusahaan itu diketahui menjadi pemilik klub Ligue 1 Prancis, Nice. INEOS juga bermitra dengan Mercedes di F1 dan menggenggam sekitar sepertiga sahamnya.

Banyak yang menilai perjalanan James Ratcliffe sangat cepat setelah dia menyudahi sebagai karyawan di sebuah perusahaan. Padahal pria berumur 70 tahun ini lahir dari keluarga biasa saja.

Ayahnya bekerja di bidang konstruksi dan ibunya seorang administrator di sebuah kantor swasta.

Awal pertama kerja, Jim langsung dikontrak oleh ExxonMobil sambil kuliah mengambil master di London School of Business. Hingga usia 35, karirnya terbilang biasa saja. Sampai pada akhirnya dirinya mendapat telepon untuk bergabung ke perusahaan modal ventura.

Di perusahaan tersebut, dirinya mendapatkan gaji yang besar serta mendapatkan mobil BMW jenis terbaru. Lalu, pada tahun 1989 dia memutuskan untuk bekerja di Advent International, selama lima tahun bekerja perusahaan tersebut menjadi besar.

Tahun lalu ia sempat ingin membeli Chelsea meski akhirnya gagal. Klub asal London itu akhirnya dibeli perusahaan investasi Amerika Serikat (AS) yang dipimpin Todd Boehly dan Clearlake Capital.



Simak Video "Emosionalnya Arteta Saat Arsenal Bungkam MU di Injury Time"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT