Buwas Janji Bulog Serap 1 Juta Ton Beras Petani Saat Panen Raya

ADVERTISEMENT

Buwas Janji Bulog Serap 1 Juta Ton Beras Petani Saat Panen Raya

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 20 Jan 2023 16:44 WIB
Beras di gudang Bulog
Foto: Beras di gudang Bulog/Ilyas Fadhillah-detikcom
Jakarta -

Bulog akan menyerap 1 juta ton beras petani pada saat masa panen raya. Janji tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso.

"Target (penyerapan) minimal 1 juta ton kalau bisa 2 juta ton, kenapa nggak? Kita ambil dalam porsi banyak. Kenapa? Karena tugas penyediaan cadangan beras tahun ini 2,4 juta ton," ujar pria yang biasa disapa Buwas dalam konferensi pers yang disiarkan pada Live Instagram Perum Bulog, Jumat (20/1/2023).

Panen raya diperkirakan pada Maret hingga Juni 2023. Sementara stok beras yang dimiliki Bulog saat ini 600.000 ton sampai 700.000 ton.

Menurut Buwas dengan stok tersebut cukup untuk ketahanan pangan pada bulan puasa.

"Berarti hanya 600.000-700.000 ton kalau dengan tadi impor. Itu untuk kepentingan sampai puasa sangat cukup," lanjutnya.

Buwas berharap, panen raya nanti produksi petani melimpah. Jadi, pihaknya bisa menyerap beras petani lebih banyak.

"Mudah-mudahan panen Maret-Juni itu produksinya besar. Jadi kita bisa serap 100% dari dalam negeri dengan jumlah yang banyak. Jangan sampai nanti gagal panen. Kita saling berdoa, kalau gagal panen karena alam tidak bisa disalahkan," katanya.

Sementara soal beras impor, Buwas menargetkan beras impor yang baru datang itu akan disalurkan ke pasar dalam waktu dekat.

"Minggu ini saya targetkan 100.000. Saya berharap paling mahal beras ini sampai konsumen sesuai HET," kata Buwas.

Buwas beralasan beras impor belum disalurkan ke pasar karena masih harus masuk dalam tahap pengecekan. Menurutnya proses tersebut tidak gampang dan singkat.

"Begitu mendarat kita hitung dulu di gudang kita, jumlahnya sesuai tidak dengan invoice. Setelah sesuai dengan kualitas baru kita salurkan, prosesnya tidak segampang itu," tutupnya.

(ada/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT