Alasan Google PHK Massal 12.000 Karyawan

ADVERTISEMENT

Alasan Google PHK Massal 12.000 Karyawan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 20 Jan 2023 19:45 WIB
Google logo is seen during the reopening of Google office in a historical building at the Main Square in Krakow, Poland on November 29, 2022. After nearly seven years of absence, Google reopened in Krakow hiring engineers which together with hub in Warsaw will create the largest center in Europe dealing with Google Cloud computing services. (Photo by Beata Zawrzel/NurPhoto via Getty Images)
Google PHK massal (Foto: Beata Zawrzel/Getty Images)
Jakarta -

Google mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 12.000 karyawan. Keputusan Google ini menambah daftar panjang perusahaan teknologi besar yang melakukan pemangkasan tenaga kerja.

Dikutip dari CNBC, Jumat (20/1/2023), CEO Google Sundar Pichai mengatakan lewat email kepada para stafnya, perusahaan akan melakukan PHK di Amerika Serikat (AS). Sementara, di negara lain prosesnya akan memakan waktu.

"Akan memakan waktu lebih lama karena undang-undang dan praktik setempat," katanya.

Google menghadapi berbagai tantangan saat ini, tidak terkecuali kenaikan suku bunga dan inflasi selama setahun terakhir. Hal itu memukul saham perusahaan teknologi dan memaksa pengiklan mengurangi belanja iklan online.

Kenaikan suku bunga dari Federal Reserve telah memberikan dampak buruk pada saham teknologi AS.

Kondisi ekonomi makro yang buruk juga memberikan tekanan pada perusahaan-perusahaan tersebut untuk melakukan pemangkasan besar-besaran tenaga kerjanya.

Pada hari Rabu, Amazon memulai pemutusan hubungan kerja yang berdampak pada lebih dari 18.000 orang. Pada hari yang sama, Microsoft mengumumkan rencana untuk memberhentikan 10.000 pekerja.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT