Otomotif Baru Rasakan Dampak BI Rate 3 Minggu Lagi
Rabu, 09 Agu 2006 13:10 WIB
Jakarta -
Pelaku industri otomotif berharap penurunan BI rate akan kembali berlanjut dalam waktu cepat untuk menjaga momentum kebangkitan pasar yang kini mulai tumbuh. Sementara penurunan BI rate pada Selasa kemarin (8/8/2006) sebesar 50 basis poin menjadi 11,75 persen, baru akan dirasakan sektor otomotif tiga-empat minggu lagi.Demikian disampaikan oleh Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Freddy Sutrisno, di sela-sela acara Pameran Produksi Indonesia (PPI) di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Rabu (9/8/2006).Menurut Freddy, penurunan BI rate ini angkanya terasa tidak menggigit, karena pelaku pasar otomotif berharap penurunan mencapai hingga 10 persen seperti tahun 2005."Kemarin 25 basis poin sekarang 50 basis poin jadi baru 75 basis poin, untuk menggairahkan ekonomi masih perlu nambah lagi. Apalagi untuk sektor otomotif yang sudah drop 50 persen," tutur Freddy. Freddy memperkirakan, penurunan BI rate belum akan terasa saat ini, tapi baru 3-4 minggu ke depan. Senada dengan pelaku usaha, Menteri Perindustrian Fahmi Idris juga berharap BI segera kembali menurunkan BI rate karena level yang ideal buat industri saat ini sebesar 9-10 persen. "Ini menggembirakan secara kontinu ini akan turun, kita punya kondisi yang mendukung buktinya dalam dua bulan dua kali BI menurunkan BI rate," kata Fahmi.Menurut Fahmi, jika BI rate mencapai 9-10 persen maka pemulihan industri akan lebih cepat, tapi ini semua tergantung kelancaran kredit ekspor."Kalau suku bunga rendah tapi kreditnya tidak lancar ya sama saja," tandas Fahmi.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































