Laba Coca Cola & Pepsi Terancam

Laba Coca Cola & Pepsi Terancam

- detikFinance
Kamis, 10 Agu 2006 12:10 WIB
New Delhi - Coca Cola lagi-lagi dirundung masalah. Perusahaan raksasa AS Coca-Cola dan Pepsi tengah mengalami penurunan penjualan di India. Pasalnya, enam negara bagian India memberlakukan larangan penuh atau sebagian atas minuman ringan tersebut.Keputusan ini terkait dengan kekhawatiran adanya pestisida dalam produk Coca Cola dan Pepsi. Bahkan di beberapa negara bagian, semua iklan tentang Coca Cola dihapuskan dari media India. Namun pihak Coca Cola bersikeras bahwa produk mereka aman. "Kami sepenuhnya yakin akan keamanan minuman ringan kami di India karena itu diproduksi dengan level kemurnian yang sama menyangkut pestisida, sama seperti ketatnya kriteria Uni Eropa untuk minuman botol," kata juru bicara Coca Cola Kari Bjorhus.Coca Cola menyatakan kekecewaannya atas keputusan sejumlah negara bagian India, seperti Kerala yang memberlakukan larangan produksi dan penjualan Coca Cola di wilayahnya. Menurut Coca Cola, keputusan itu diambil berdasarkan informasi yang tidak akurat."Produk-produk kami sangat aman dan sama sekali tidak ada alasan untuk menjauhkannya dari konsumen," tegas Bjorhus seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (10/8/2006).Bjorhus menyatakan, Coca Cola berjanji akan bekerja sama dengan pemerintah India untuk memberikan informasi akurat dan menyampaikan hasil pengujian independen "yang memperlihatkan tidak terdeteksinya level pestisida dalam produk kami."Pihak Pepsico International mengeluarkan pernyataan yang sama. "Faktanya adalah produk-produk kami di India dibuat sesuai dengan standar lokal dan internasional yang ketat, sama seperti tempat lainnya di dunia," tegas juru bicara Pepsico Dick Detwiler.Para anggota parlemen India telah mendesak adanya larangan nasional atas Coke dan Pepsi setelah lembaga swasta Pusat Sains dan Lingkungan (CSE) menyatakan, 11 minuman yang dijual oleh kedua perusahaan AS itu mengandung level pestisida yang tidak bisa ditolerir.Buntut dari seruan itu, negara bagian Gujarat, Madhya Pradesh, Rajasthan dan Punjab melarang minuman ringan itu di sekolah-sekolah dan kantor pemerintah sejak pekan lalu. Dua negara bagian India lainnya kemudian menempuh langkah serupa.Mahkamah Agung India pekan lalu memberikan waktu enam pekan bagi Coca Cola dan Pepsi untuk melaporkan bahan-bahan dalam produk mereka. Belum jelas apakah kedua perusahaan itu akan mematuhi perintah tersebut (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads