Menkeu Kecewa Peserta ARA Turun

Menkeu Kecewa Peserta ARA Turun

- detikFinance
Kamis, 10 Agu 2006 13:54 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani merasa kecewa dengan jumlah peserta Annual Reports Award (ARA) 2005 yang lebih sedikit -- hanya 105 perusahaan -- dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 122 peserta.ARA merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan bersama oleh Departemen Keuangan (Depkeu), Kementerian BUMN, BI, BEJ, Komnas GCG dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang memiliki kualitas keterbukaan informasi pada laporan keuangan tahunannya."Hal ini ironis dan kontradiktif karena peserta yang ikut tahun ini lebih sedikit. Tahun lalu ada 122 peserta sekarang 105," kata Menkeu di sela acara pengumuman pemenang ARA 2005 di Gedung Dhanapala Depkeu, Jakarta, Kamis (10/8/2006).Untuk itu, ungkap Menkeu, pemerintah akan mendorong perusahan yang terkait dengan publik lebih banyak yang ikut dalam ARA 2006.Perusahaan yang akan didorong untuk ikut serta pada tahun depan adalah perusahaan terbuka, BUMN dan bank.Menurut Menkeu, laporan keterbukaan perusahaan melalui laporan keuangan seharusnya adalah kewajiban moral, karena perusahaan tersebut menggunakan sumber daya dana dari masyarakat.Menkeu juga kecewa karena dari 340 perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ), tidak sampai separuh yang ikut ARA 2005.Menkeu khawatir berkurangnya peserta ARA karena adanya gangguan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab."Kalau perusahaan yang terbuka memang ada harassment yang biasanya dari pemerintah atau oknum," kata Menkeu.Namun Menkeu menjanjikan akan mengevaluasi hal-hal yang dapat merugikan perusahaan yang terkait dengan keterbukaan yang dilakukanya.Pemerintah akan melihat apakah dengan keterbukaan yang disampaikan justru menguntungkan atau merugikan bagi perusahaan.Seharusnya, lanjut Menkeu, keterbukaan dan good corporate governance (GCG) yang dilakukan akan membuat akses terhadap sumber pendanaan semakin bagus.Pemenang ARA 2005 Panitia pelaksana ARA 2005 memutuskan PT Medco Energi Internasional Tbk sebagai juara umum ARA 205 untuk keduakalinya setelah tahun sebelumnya juga menyabet gelar yang sama.Pemenang kategori non keuangan BUMN listed adalah PT Adhi Karya Tbk, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V, dan PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk.Kategori non keuangan BUMN non listed adalah PT Petrokimia Gresik, PTPN XIII, dan PT Rekayasa Industri (Rekin).Kategori non keuangan private listed adalah PT Medco Energi Internasional Tbk, PT Indosat Tbk, dan PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk.Kategori non keuangan private non listed adalah Bursa Efek Jakarta (BEJ).Kategori keuangan listed adalah Perum Pegadaian, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).Kategori keuangan non listed adalah PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Kategori keuangan private listed adalah PT Bank Niaga Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, dan PT Bank Bumiputera Tbk. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads