Gubernur BI: 2006 Tahun Bekerja

Gubernur BI: 2006 Tahun Bekerja

- detikFinance
Sabtu, 12 Agu 2006 03:05 WIB
Jakarta - Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) yang juga Gubernur Bank Indonesia, Burhanuddin Abdullah menyerukan bahwa 2006 ini merupakan tahun bekerja. Tahun 2006 dianggap sebagai tahun untuk mulai bangkit dan mulai bekerja keras."Tahun 2004 kita selalu mengatakan Indonesia menangis, tahun 2005 sering orang mengundang saya, Indonesia berzikir, zikir bagus tapi di rumah saja. 2006 ini mulai besok Indonesia bekerja," Kata Burhanuddin Abdullah.Hal tersebut disampaikannya dalam sambutannya ketika melantik anggota kepengurusan ISEI yang baru di gedung Kebon Sirih Bank Indonesia, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Jumat(11/8/2006).Burhanuddin menyatakan bahwa kerja keras tidak ada gantinya karena kesejahteraan hanya dapat dicapai melalui kerja keras dan kemauan yang keras pula.Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota ISEI dari kalangan pemerintahan, akademisi, perbankan, dan dunia usaha, Burhanuddin juga memaparkan pada 2006 ini Indonesia dihadapkan pada situasi yang berbagai macam."Tahun 2006 ini, secara keseluruhan ada 3 hal yang harus diperhatikan, yaitu trend makro ekonomi, trend kehidupan sosial dan lingkungan, serta trend industri," jelas Burhanuddin.ketiga hal tersebut harus segera diselesaikan karena, selama ini menurutnya apa yang dilakukan bangsa dinilai kurang daya dan upaya yang bekerja keras."Jadi apakah kita mau 'ahead of the curve' atau 'behind of the curve' tergantung kita semua yang ada di sini," katanya.Dalam acara pelantikan tersebut hadir Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Depkeu Anggito Abimanyu, Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian,Kehutanan dan Perikanan Bayu Krisnamurthi, Kepala Bapepam-LK Depkeu Ahmad Fuad Rahmany, Dirut PT Telkom Arwin Rasyid, Dirut PT BNI Sigit Pramono, Dirut Bank Mandiri Agus Martowardoyo, dan anggota ISEI lainnya. (fjr/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads