Proyek Biofuel Jangan Sampingkan Pembangunan Kilang BBM
Senin, 14 Agu 2006 17:43 WIB
Jakarta -
Ekonom Faisal Basri mengkhawatirkan proyek bahan bakar nabati (BBN) atau biofuel yang difokuskan pemerintah saat ini akan mengesampingkan rencana pembangunan dua kilang BBM.Padahal dua kilang baru ini tetap diperlukan karena diharapkan menambah persediaan naptha yang merupakan turunan BBM.Naptha merupakan bahan baku untuk industri petrokimia yang biasanya diproduksi di kilang karena turunan dari BBM.Naptha adalah bahan baku untuk aromatik dan olefin. Aromatik adalah bahan baku pembuatan detergen, nilon, industri ban dan garmen. Sedangkan olefin digunakan industri botol, plastik dan serat akrilik."Pengembangan biodiesel harusnya secara terukur jangan terlalu cepat, sehingga melupakan kebutuhan industri lain. Seharusnya dengan cara yang realistis karena cara yang ultra reaktif malah akan timbulkan distorsi," kata Faisal.Hal itu diungkapkan Faisal di sela-sela acara seminar pengembangan BBN di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Senin (14/8/2006).Menurut Faisal, Indonesia harus tetap membangun dua kilang sampai 2010, kalau tidak, akan ada defisit BBM 32,26 juta kiloliter. Sementara dengan tambahan dua kilang saja masih terdapat defisit BBM 14,26 juta kiloliter."Saya sebenarnya tidak menolak BBN. Saya mendukung, tapi caranya perlu dipikirkan supaya optimal tidak menghambat yang lain. Saya belum melihat biodiesel ada keterkaitan dengan kebijakan lain," ujar Faisal.Faisal khawatir, jika kilang BBM tidak bertambah kebutuhan naptha dalam negeri akan tergantung impor. Kondisi ini akan dimanfaatkan negara lain seperti Malaysia."Karena Singapura saja sekarang sudah investasi besar-besaran di naptha," imbuh Faisal.Sementara Ketua BBN Al Hilal Hamdi menangkis kekhawatiran Faisal tersebut. Menurutnya, pengembangan BBN tidak mengganggu industri petrokimia.BBN hanya merupakan salah satu cabang pohon industri dalam agro industri. "Jangan takut, misalnya jarak, CPO tidak akan memasok industri petrokimia lagi," ujar Hilal.
(ir/)










































