Target Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Tapi Bisa Dicapai
Kamis, 24 Agu 2006 12:23 WIB
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi tahun 2007 sebesar 6,3 persen diakui Menko Perekonomian cukup tinggi. Namun jika ekspor dan investasi digenjot, Boediono yakin target itu bisa tercapai. Yakin?"Pertumbuhan ekonomi 6,3 persen itu lumayan agak tinggi, tetapi saya kira bisa kita capai, kalau tidak ada aral melintang. Semuanya akan lebih tertata," ujar Menko Perekonomian Boediono usai melantik eselon II di Graha Sawala, Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (24/8/2006).Ekspor yang terus meningkat, suku bunga yang mulai turun diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan tahun depan. "Kemudian anggaran pemerintah yang lebih besar dan kecepatan penggunaan anggaran pemerintah," ujarnya.Dalam RAPBN 2007, asumsi makro yang dipatok adalah tingkat inflasi 6,5 persen, suku bunga SBI 3 bulan 8,5 persen, nilai tukar rupiah 9.300 per dolar AS.Mengenai tingkat suku bunga, Boediono menyatakan bahwa di era globalisasi ini, suku bunga suatu negara menentukan posisi bangsa tersebut terhadap negara lain."Jadi harus hati-hati, kalau toh kita masih bisa menurunkan, kita turunkan, tapi harus diingat, kita hidup di tengah negara yang punya suku bunga sendiri, nanti bisa mempengaruhi aliran modal," ujarnya.Suku bunga yang makin rendah makin baik, tetapi harus mempertimbangkan inflasi dalam negeri dan suku bunga di negara tetangga.
(qom/)











































