XL Alokasikan 10% Capex untuk 3G
Kamis, 24 Agu 2006 13:27 WIB
Jakarta - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) akan mengalokasikan dana investasi 3G sebesar US$ 60-70 juta atau 10 persen dari belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan tahun 2006."Investasinya 10 persen dari capex XL tahun ini, capex xL xl tahun ini US$ 60-70 juta," kata CEO Telekom Malaysia International (TM) Yusof Annuar Yaacob dalam perbincangan khusus dengan sejumlah wartawan di Hotel Mulia, Rabu (23/8/2006) malam.Yusof mengatakan saat ini XL sedang mempersiapkan peluncuran 3G melalui beberapa tes dan proses perijinan. Diharapkan Akhir tahun layanan ini sudah bisa dinikmati pelanggan XL."Timing-nya mungkin setelah lebaran," ujarnya.Menurut Yusof, harga layanan 3G XL akan kompetitif dengan operator 3G lain. Hal ini karena TM juga melakukan transfer teknologi dan pengalaman dari anak usaha di negara lain yang telah menggelar layanan 3G."Kita sudah memberikan layanan 3G di Singapura, Malaysia, Srilanka dan segera Indonesia. 3G karena sudah beroperasi di 3 negara kita bisa berikan pricing yang baik di Indonesia," jelas Yusof.TM juga akan berbagi teknologi dan infrastruktur telekomunikasi jika XL berniat untuk masuk ke bisnis SLI. Pemerintah mensyaratkan operator yang berminat untuk masuk ke SLI memiliki backbone kabel bawah laut sepanjang 35 ribu km."XL adalah perusahaan telekomunikasi di Indonesia dengan backbone terbaik. Kita juga punya link dengan Telekom Malaysia yang memiliki jaringan kabel bawah laut ke Asia Timur, Eropa dan Amerika Serikat," katanya.
(qom/)











































