Menkeu Kaget Pertumbuhan PDB 5,2%
Sabtu, 26 Agu 2006 17:36 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku kaget saat Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan PDB triwulan II 2006 sebesar 5,22 persen. Saking besarnya, angka yang dirilis BPS itu dituding hanya titipan pemerintah."Saya kaget waktu BPS sampaikan angka pertumbuhan 5,2 persen. Steady 4,9 persen saja sudah syukur, malah saya mengira hanya 4,5 persen. Angka yang diluar perkiraan saya itu jadi dituding angka titipan pemerintah," katanya Sri Mulyani.Ia menyampaikan hal itu saat berbincang-bincang dengan wartawan di kediamannya Jl. Widya Chandra I no.3, Jakarta, Sabtu (26/8/2006)."Saya sampai menanyakan ke kepala BPS, pak jangan sampai datanya salah, karena data itu sebagai penentu kebijakan," cetusnya.Ia mengakui bahwa kinerja BPS sedikit keteteran akibat adanya program penyaluran Bantuan Langsung Tunai. "Semua timnya difokuskan untuk mendata BLT. Padahal anggaran untuk BPS sudah dinaikan, semoga masih ada orang-orang yang bagus di BPS," harapnya. Menurutnya, BPS masih harus memperbaiki kinerjanya baik dari segi cakupan pendataan, sampai pada standar-standar perhitungan. Diantaranya yang harus diperbaiki adalah sensus tingkat kemiskinan dan pengangguran. "Yang saya heran penyerapan anggaran dari departemen masih sangat rendah, konsumsi masyarakat juga masih rendah. Lalu darimana angka pertumbuhan tersebut, kalau memang bersumber dari penyerapan BLT, berarti baguslah, kebijakan itu tidak salah, ada Rp 4 Triliun uang cash yang bisa langsung digunakan rakyat sehingga menggerakan roda ekonomi," jelasnya.
(qom/)











































