Impor Beras Diputuskan Minggu Depan
Senin, 28 Agu 2006 18:10 WIB
Jakarta - Keputusan pemerintah untuk membuka kembali impor beras akan dipastikan pada minggu depan. Saat ini tim perberasan sedang melakukan finalisasi."Diumumkan bersama-sama bukan saya saja, tunggu angka ramalan keluar, bukan saya yang harus umumkan sudah ada tim perberasan yang sedang rapat di Bandung. Kita lagi minta input dari daerah," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Gedung Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (28/8/2006).Sebelumnya Bulog menyatakan cadangan beras pemerintah di bawah stok aman yangseharusnya satu juta ton hingga akhir tahun tapi hanya tersisa 532 ribu ton."Diumumkan dalam minggu ini atau minggu depan. Kini sedang finalisasi beberapa pertimbangan, masukan dan angka-angka, evaluasi tim perberasan yang akan digunakan untuk mengambil keputusan," tambah Mari. Sementara Sekjen Departemen Perdagangan Hatanto Reksodiputro mengatakan, ada aturan yang harus dipenuhi seperti cadangan beras pemerintah, cadangan sudah menipis untuk raskin, bencana alam. Jika terjadi seperti itu maka angka cadangan beras harus dikembalikan baik dari dalam negeri atau impor.Stok minimum untuk raskin 350 ribu ton semntara saat ini kurang dari 130 ribu ton. Namun ada pula kebutuhan untuk operasi pasar, pegawai negeri."Yang penting pengisian cadangan kalau bisa dalam negeri kalau tidak bisa ya pikir sendirilah. Saat ini kalau beli dari dalam negeri HPP (harga pembelian pemerintah) masih kurang, HPP ketinggian" ungkapnya.
(ir/)











































