3 Proyek Migas Dipercepat Eksplorasinya

3 Proyek Migas Dipercepat Eksplorasinya

- detikFinance
Rabu, 30 Agu 2006 10:40 WIB
Bekasi - Sebanyak 3 proyek migas akan dipercepat eksplorasinya dalam rangka mencapai target produksi minyak tahun 2014 sebesar 400 ribu barel per hari. Sementara produksi minyak Pertamina saat ini masih sebesar 124 ribu barel per hari.Ladang sumur yang digenjot pengembangannya adalah pertama, eksplorasi lapangan-lapangan tua milik Pertamina disekitar Besi Tang Sumatra Utara (Sumut), karena selama ini Sumut kekurangan gas.Kedua, pencarian eksplorasi minyak diluar sumur Pondok Tengah Bekasi. Cadangannya diperkirakan separuh dari Cepu yakni sekitar 300 juta barel. Sedangkan sumur Pondok Tengah pada akhir tahun ini ditargetkan memproduksi 3.000 barel per hari dari saat ini sebesar 1.800 barel per hari. Ketiga, lapangan Shalow di Cepu."Ketiga proyek ini masuk dalam transformasi hulu Pertamina," kata Sukusen Soemarinda, Direktur Hulu Pertamina, disela acara peluncuran Compressed Natural Gas (CNG) di PT Bayu Buana Gemilang, Cikarang, Bekasi, Rabu (30/8/2006).Menurut Sukusen, ketiga proyek speed up ini membutuhkan dana US$ 130 juta yang sebagian dananya berasal dari internal perusahaan. Target produksi ketiga proyek diharapkan bisa berjalan pada tahun 2008-2009.Selain ladang migas, Pertamina juga melakukan speed up untuk sumur geothermal. Lokasinya adalah 3 sumur Lumut Bale di Muara Enim Sumsel, 2 sumur Ulu Belu di Lampung, 2 sumur di Kamojang dan 2 sumur di Lahaendong di Sulut.Investasi geothermal membutuhkan dana US$ 30 juta yang investasi per sumur mencapai US$ 3-4 juta dolar. Rata-rata satu sumur menghasilkan 7-10 MW kecuali di Lahaendong yang bisa mencapai 40-45 MW. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads