PLTU Tanjung Kasam Batam Beroperasi 2009
Kamis, 31 Agu 2006 13:35 WIB
Jakarta - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Kasam, Batam, dipastikan akan mulai beroperasi pada akhir triwulan I-2009.Pemenang tender Dongfang Electric Corporation dari Cina akan mulai membangun PLTU berbahan bakar batubara ini. Rencana pembangunan PLTU Tanjung Kasam mengalami penundaan sekitar tiga tahun. Penyebabnya, para pihak yang akan membangun baru melakukan penandatanganan perjanjian yang molor sejak tahun 2003. Dongfang Electric Corporation melakukan penandatanganan dengan PT Petra Unggul Sejahtera untu pembangunannya dan TJK Power untuk pengelolannya pada hari ini, Kamis (31/8/2006) di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.Pembangunan PLTU berbentuk kontrak Engineering, Procurement & Construction (EPC), yang seluruh pendanaan pembangunan dilakukan oleh Dongfang.PLTU Tanjung Kasam yang berkapitas 110 MW ini memakan investasi US$ 96,99 juta dan akan menggunakan batubra berkalori rendah antara 4.700-4.800 kalori per kilogram.Menurut Direktur Pembangkit dan Energi PLN Ali Herman Ibrahim, sebenarnya pembangunan PLTU ini molor dari target sebelumnya yang rencananya penandatanganan dilakukan tahun 2004.Mundurnya penandatanganan itu, menurut Ali, telah membuat PLN kehilangan penghematan bahan bakar BBM sebesar Rp 905 miliar.Nantinya listrik PLTU Tanjung Kasam akan dijual ke PLN Batam melalui kontrak Power Purchase Agreement selama 30 tahun dengan harga jual sebesar Rp 424 per kwh dengan asumi kurs Rp 9.000 per dolar AS dan harga batubara sebesar US$ 25 per ton.
(ir/)











































