Impor Elpiji Belum Diperlukan

Impor Elpiji Belum Diperlukan

- detikFinance
Jumat, 01 Sep 2006 14:31 WIB
Jakarta - Pertamina memastikan tidak akan melakukan impor elpiji jika kebutuhannya masih 2 juta ton per tahun. Saat ini pemakaian elpiji nasional baru mencapai 1,1 juta ton per tahun.Sementara untuk kebutuhan konversi minyak tanah ke elpiji pada tahun 2007 hanya memerlukan tambahan 500 ribu ton. Sehingga total kebutuhan elpiji 2007 sebanyak 1,6 juta ton."Jadi kalau sampai kebutuhan 2 juta ton masih tidak memerlukan impor," kata Kepala Divisi Hupmas Pertamina Toharso kepada wartawan di Kantor Pertamina Pusat Jalan Perwira, Jakarta , Jumat (1/9/2006).Pertamina akan mendapatkan elpiji dari KPS-KPS yang juga memproduksi liquified petroleum gas (LPG). KPS yang sebelumnya telah siap menyumbang elpiji itu antara lain ConocoPhilips dan PetroChina.Saat ini kebutuhan elpiji tidak hanya untuk rumah tangga saja tapi juga industri. Kebutuhan elpiji untuk industri sebesar 30 persen dari jumlah pasokan elpiji sekarang ini yang di luar program konversi minyak tanah ke elpiji .Untuk uji coba elpiji yang dilakukan terhadap 500 kepala keluarga (KK), Pertamina telah menyediakan 1.500 tabung elpiji berukuran 3 kilogram. Sedangkan yang sudah dipakai dan diisi ulang sebanyak 1.200 tabung. "Berarti program ini sukses karena sudah 3 kali isi ulang dalam waktu sebulan pada Agustus kemarin," tukasnya. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads