Tim Ekonomi Dinilai Belum Berhasil

Angka Kemiskinan Naik

Tim Ekonomi Dinilai Belum Berhasil

- detikFinance
Senin, 04 Sep 2006 14:52 WIB
Jakarta - Angka kemiskinan yang naik lebih dari 10 persen menjadi salah satu pertanda belum berhasilnya kinerja tim ekonomi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Data BPS yang menunjukkan angka kemiskinan menjadi 39,05 persen (Maret 2006) dari 35,10 persen (Februari 2005) harus dijadikan momentum oleh Presiden SBY untuk mengevaluasi kinerja tim ekonomi SBY. Namun keputuan perlu tidaknya reshuffle tetap ada di tangan SBY."Ini kesempatan, karena ini menunjukkan 2 tahun ini tim ekonomi belum berhasil. Semoga tiga tahun lagi bisa diperbaiki," kata Ketua DPR Agung Laksono di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2006).Menurut Agung, pemerintah harus serius memperhatikan data BPS. Karena data tersebut menunjukkan hasil kerja pemerintah. Untuk itu, Agung meminta data seperti itu terus dipublikasikan setiap tahun. "Ini bagus, harus dipublikasikan setiap tahun, tapi BPS harus independen," katanya.Agung meminta pemerintah tidak malu mengakui data-data ini dalam pidato-pidato kenegaraannya karena data tersebut memang realistis dan harus disampaikan."Mestinya ini diungkap oleh pemerintah dalam pidato kenegaraan ataupun penyampaian nota keuangan agar bisa menjadi tolok ukur," katanya.Dijelaskan Agung, untuk memperkecil angka kemiskinan, pemerintah harus serius menggenjot investasi dan menggerakkan sektor rill selain menambah anggaran untuk belanja publik," katanya. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads