Pemerintah Akan Tambah Bagi Hasil Produsen Gas Aceh
Senin, 04 Sep 2006 15:10 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menambah bagi hasil (split) yang lebih besar bagi produsen gas yang menjual gasnya lebih banyak untuk pasar domestik.Penambahan bagi hasil ini akan dicoba untuk produsen gas di Aceh dan tidak melebihi dari 49 persen.Pemerintah menawarkan insentif tersebut kepada ConocoPhilip yang mengembangkan gas di Blok A serta ENI Itali di Krueng Maneh yang keduanya berlokasi di Aceh. Saat ini pemerintah memberikan bagi hasil untuk Blok A dan Krueng Maneh antara 30-35 persen.Pemerintah berharap kedua produsen ini mengirimkan gasnya untuk PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).Demikian penjelasan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam rapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/9/2006).Purnomo menegaskan, penambahan bagi hasil tersebut tidak boleh mengurangi porsi pemerintah kurang dari 51 persen."Tapi kita juga masih melihat kalau naik 40 persen saja ya malah syukur. Kalaupun naik lagi tidak boleh dari 49 persen kita hitung nanti," ujarnya.Menurut Purnomo, penambahan bagi hasil tersebut juga akan dilakukan untuk produsen yang mengembangkan Blok Natuna yakni Premier Oil.Penambahan bagi hasil itu juga akan melihat berapa investasi yang telah ditanamkan dan return yang diperoleh produsen.
(ir/)











































