Utang ke IMF Dibayar Separuh, RI Hemat Bayar Bunga US$ 0,2 M
Selasa, 05 Sep 2006 13:20 WIB
Jakarta - Selain memberikan citra positif, percepatan pelunasan utang ke Dana Moneter Internasional (IMF) mengurangi beban pembayaran bunga.Sebelum sebagian utang ke IMF dilunasi, beban pembayaran bunga sampai tahun 2010 adalah sekitar US$ 0,8 miliar. Namun setelah separuh utang ke IMF dibayar, beban utang berkurang menjadi sekitar U $ 0,6 miliar, atau ada penghematan sebesar US$ 0,2 miliar atau US$ 200 juta."Pembayaran pokok dan bunga utang kepada IMF menjadi beban Bank Indonesia dan tidak membebani APBN," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam jawaban pemerintah terhadap pandangan umum DPR tentang RAPBN 2007 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/9/2006).Pelunasan utang lanjut Sri Mulyani, merupakan hasil dikoordinasikan dengan Bank Indonesia dan sudah diperhitungkan secara cermat. Antara lain dengan memperhatikan faktor prospek ekonomi ke depan, kecukupan cadangan devisa, dan kinerja neraca pembayaran Indonesia.Pemerintah optimis percepatan pembayaran tidak akan mengganggu kecukupan cadangan devisa BI karena pelunasan pembayaran pinjaman dilakukan secara bertahap dan berhati-hati dengan tetap memperhatikan kondisi cadangan devisa, perkembangan moneter serta stabilitas nilai tukar rupiah ke depan.
(qom/)











































