Sumitomo Masuk Proyek Kilang Tuban
Selasa, 05 Sep 2006 16:11 WIB
Jakarta -
Setelah Cina melalui Sinopec hengkang dari proyek pembangunan kilang minyak di Tuban, kini giliran perusahaan asal Jepang, Sumitomo, masuk ke proyek itu. Sumitomo masuk ke kilang Tuban dengan share sebesar 20 persen.Cina akhirnya mundur karena keinginannya untuk meminta share yang lebih besar dalam propyek ini tidak terpenuhi. "Cina ingin share lebih dari 51 persen," kata Dirut PT Elnusa Holding Rudy Radjab di kantornya, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (5/9/2006).Kilang Tuban saat ini dibangun secara keroyokan oleh Indonesia, Iran, Venezuela dan Jepang. Indonesia melalui PT Elnusa Holding memiliki saham sebesar 30 persen, lalu Sumitomo (Jepang) sebesar 20 persen, Iran 25 persen dan Venezuela sebanyak 25 persen.Kilang Tuban direncanakan akan dapat mengolah minyak mentah sekitar 300 ribu barel per hari. Nantinya kilang ini akan menghasilkan BBM yang akan diekspor sebesar 70 persen dan dipakai di dalam negeri sebesar 30 persen."Saat ini kita masih menunggu kejelasan kesepakatan dari para share holder," ujarnya.Salah satu yang telah sepakat adalah Venezuela. Rencananya pada 12 September 2006 nanti pada saat sidang OPEC di Wina, Austria, kesepakatan itu akan ditandatangani.
(mar/)










































