Bulog Siap Talangi Biaya Impor Beras
Selasa, 05 Sep 2006 17:36 WIB
Jakarta - Perum Bulog siap menalangi biaya impor beras. Hal ini dilakukan mengingat dana APBN belum dicairkan."Tidak ada yang luar biasa. Selama ini beli cadangan beras pemerintah dari dalam negeri yang APBN-nya belum cair. Kita akan talangi dulu, baru akhir tahun dibayarkan APBN," kata Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Selasa (5/9/2006).Menurutnya, hal ini sudah menjadi mekanisme yang rutin. Bulog nantinya untuk membayar cadangan itu dengan meminjam uang yang dikenakan bunga komersil sebesar 15 persen. "Kita akan menalangi seluruh impor beras yang sebesar 210 ribu ton," katanya.Hari ini, katanya, pihaknya telah membentuk tim tender impor beras. Tender ini nantinya akan dibuka untuk seluruh dunia, karena ini adalah tender internasional. Persyaratan ditentukan secara terbuka dengan menggunakan kaidah internasional yang mengacu kebiasaan dalam negeri."1 Oktober nanti berasnya masuk karena kebutuhan beras tidak bisa menunggu. Ini harus masuk di luar Pulau Jawa karena sudah menjelang hari raya, jadi kita harus persiapkan suplai di daerah," urainya.Beras yang dibeli akan dicari dengan harga terendah dengan broken maksimum 15 persen dan kadar air maksimum 14 persen. Tender akan dilakukan dalam waktu secepatnya.
(mar/)











































