Siam Cement Disarankan Bangun Pabrik di Papua

Siam Cement Disarankan Bangun Pabrik di Papua

- detikFinance
Rabu, 06 Sep 2006 13:31 WIB
Jakarta - Perusahaan semen asal Thailand, Siam Cement yang sudah mengajukan izin investasi di Indonesia, disarankan untuk membangun pabrik di Papua, karena pabrik semen di Pulau Jawa sudah banyak.Padahal sebelumnya Siam Cement dikabarkan akan membangun pabrik di Sukabumi dengan nilai investasi US$ 95 juta. Pengalihan ke Papua dengan alasan daerah ini banyak terdapat sumber energi yang salah satunya adalah batubara sebagai bahan bakar pabrik semen."Kalau dia mau investasi kita arahkan ke Papua dan tentu akan kita beri insentif, karena kalau mau masuk ke Papua kita anggap menjadi industri prioritas sehingga mendapat berbagai kemudahan," kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris.Hal itu disampaikan Fahmi disela acara simposium teknik ASEAN Federation of Cement Manufactures (AICM) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/9/2006).Sementara Ketua Asosiasi Semen Indonesia, Urip Timuryono mengakui, Siam memang berencana membangun pabrik di Indonesia. Namun lokasinya masih belum diberitahukan.Mengenai rekomendasi pemerintah agar Siam Cement membangun pabrik di Papua, Urip menilai hal tersebut cukup beralasan. Pasalnya, provinsi paling timur di Indonesia ini memiliki sumber daya alam yang lengkap."Jadi cukup feasible membangun pabrik disana," kata Urip.Pihak Siam Cement menyatakan produksinya akan dijual untuk pasar Indonesia dan siap bersaing dengan pabrik semen yanag sudah ada di Indonesia.Menurut Urip, Siam Cement berivestasi di Indonesia karena melihat perkembangan infrastruktur di negeri asalnya tidak berkembang seperti Indonesia."Di Indonesia meski saat ini pertumbuhan semen minus 3 persen hal ini lebih baik dibanding krisis moneter yang mencapai minus 15 persen," katanya.Selain Siam Cement, Urip menuturkan, perusahaan asal Australia yakni Boral's Cement dan satu perusahaan asal Cina juga telah minta izin investasi ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads