28 Ribu Rumah di Pekanbaru Belum Terpasang Listrik
Jumat, 08 Sep 2006 17:35 WIB
Pekanbaru -
Memiliki rumah sendiri, tentulah cita-cita semua orang. Tapi bisa Anda bayangkan kalau punya rumah tapi tak ada aliran listriknya, tentulah menjengkelkan. Dan inilah yang dirasakan 28 ribu rumah tangga di Pekanbaru. Untuk urusan penyambungan daya listrik dari PLN Wilayah Riau, bukan hal yang gampang. Hal itu terjadi karena keterbatasan daya energi listrik itu sendiri. Masyarakat di Pekanbaru banyak mengeluh karena lambatnya penyambungan daya listrik ke rumah mereka. Malah butuh waktu lebih dari 3 tahun untuk menikmati aliran listrik. Kondisi itu dibernarkan Humas PLN Wilayah Riau, Delvis Bustami, saat ditemui detikcom di ruang kerjanya di Pekanbaru, Jumat (8/9/2006). Dia menjelaskan, sejak tahun 2000 hingga tahun 2006 daftar antre calon pelanggan PLN di Pekanbaru saja sudah mencapai 28 ribu. "Ini belum kita hitung daftar antre dari kabupaten dan kota lainnya yang ada di Riau. Kita hanya mengetahui untuk wilayah Pekanbaru saja yang jumlahnya cukup tinggi dibanding daerah lainnya," terang Delvis. Menurut Delvis, energi listrik untuk wilayah Riau selama ini ada dua jenis pembangkit yakni tenaga diesel dan PLTA di Riau dan Sumatera Barat (Sumbar). Namun pembangkit itu hanya mampu memenuhi kebutuhan 568.837 pelanggan di Riau daratan dan Kepulauan Riau selain Kota Batam. "Bila kita melihat pertumbuhan rumah penduduk dengan daya listrik yang tersedia, rasanya memang tidak sebanding," katanya. Bila saat ini ada 28 ribu daftar antre pemasangan PLN, lanjut Delvis, pihaknya hanya mampu melayani secara maksimal 5 persen per tahunnya. Pihaknya sendiri tidak bisa memastikan kapan daftar antre ini bisa terpenuhi semuanya. "Kalau melihat dari kondisi daya listrik kita saat ini, jelas kita tidak mungkin bisa melayani seluruhnya. Jadi memang para calon pelanggan terpaksa harus bersabar," kata Delvis. Sebenarnya kondisi kekurangan daya listrik yang menyebabkan banyaknya daftar antre di PLN ini, katanya, sebagian bisa teratasi bila proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berkapasitas 140 megawatt (MW) di Teluk Lembu, segera terwujud. Namun sampai saat ini, PLTG Teluk Lembu di Pekanbaru itu belum juga bisa dimanfaatkan. "Kalau PLTG Teluk Lembu ini bisa segera beroperasi, ya mungkin daftar antre ini bisa berkurang. Kita juga tidak tahu pasti, mengapa proyek ini terus terhambat," kata Delvis.
(qom/nrl)










































