Bank Dunia Mulai Program Pengurangan Emisi Karbon Industri
Rabu, 13 Sep 2006 13:08 WIB
Jakarta - Bank Dunia memulai program Clean Development Mechanism (CDM) untuk industri di Indonesia. Program untuk mengurangi emisi karbon ini barumulai berjalan tahun ini."Kita ada 6 proyek CDM dan salah satunya di Bekasi yang sudah jalan. Proyek ini untuk mengurangi CO2," kata World Bank Country Director Andrew Steer, dalam keterangan persnya disela sela acara Renewable Energy Efficiency and The CDM di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (13/9/2006).Berdasarkan data yang masuk ke dalam CDM itu perusahaan yan ikut antara lain antara lain Petromat Agrotech (24.500 ton CO2), Indocement (5.260.470 ton CO2),Indocement (2.469.330 ton CO2), Multimas Nabati Asahan (611.800 ton CO2),Murini Sam Sam (611.800 ton CO2) dan Indotirta Suaka (1.660.518 ton CO2).Menurut Andrew, di sejumlah negara seperti Jepang, Kanada dan Australia sudah sejak lama melaksanakan program CDM. "Di Indonesia kami baru memulainya. Kita berharap Indonesia akan seperti negara lainnya," ujarnya.Bank Dunia untuk program ini sudah menyiapkan dana sekitar US$ 1 miliar untuk seluruh dunia. Namun untuk Indonesia Andrew tidak bisa menyebutkan berapa dana yang akan digulirkan. "Tapi output-nya nanti mengurangi 6 juta ton CO2," tegasnya.
(ir/ir)











































