Kuota BBM 2007 Disetujui

Kuota BBM 2007 Disetujui

- detikFinance
Senin, 18 Sep 2006 13:19 WIB
Jakarta - Komisi VII DPR dan pemerintah menyetujui kuota BBM dalam RAPBN 2007 sebesar 37,9 juta kiloliter (kl).Keputusan itu dibacakan Ketua Komisi VII Agusman Effendy dalam rapat kerja (raker) dengan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/9/2006).Kuota BBM 2007 terdiri dari minyak tanah 9,9 juta kl, solar 11 juta kl dan premium 17 juta kl. Kuota yang diputuskan itu sama dengan yang diajukan pemerintah sebelumnya dalam rapat pekan lalu.Penetapan kuota BBM itu telah mempertimbangkan meningkatnya konsumsi BBM di sektor transportasi dan meningkatnya kegiatan perekonomian untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6,3 persen.Selain itu juga mempertimbangkan peningkatan konsumsi solar untuk sektor kelautan dan perikanan terutama kapal nelayan.Komisi VII, pemerintah dan BPH Migas juga sepakat untuk mengevaluasi realisasi volume konsumsi BBM bersubsidi pada semester pertama 2007.Hal ini berdasarkan hasil evaluasi terhadap terjadinya kelangkaan minyak tanah di beberapa daerah, yang didukung adanya permintaan tambahan kuota minyak tanah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten."Nantinya akan dibahas pengurangan atau penambahan volume BBM bersubsidi dalam RAPBN-P 2007," kata Agusman.Untuk menjamin pendistribusian BBM bersubsidi secara efisien dan tepat sasaran, DPR meminta BPH Migas untuk melaksanakan program pengawasan secara ketat.DPR juga meminta pemerintah melakukan survei kebutuhan riil BBM bersubsidi tahun 2008 yang dilaksanakan tahun 2007."Pemerintah dan BPH Migas menjamin tidak terjadi kelangkaan pada 2007," ujarnya. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads