Proyek Bensin Tanpa Timbal Pertamina Dipertanyakan

Proyek Bensin Tanpa Timbal Pertamina Dipertanyakan

- detikFinance
Senin, 18 Sep 2006 18:39 WIB
Jakarta - Pertamina kembali diterpa isu miring. Proyek high octane mogas component (HOMC) atau bensin tanpa timbal dilaksanakan tanpa persetujuan DPR. Proyek ini dituding menjadi penyebab berkurangnya dividen Pertamina.Dividen Pertamina diperkirakan turun dari Rp 11,9 triliun pada tahun 2006 menjadi Rp 6 triliun pada tahun 2007.Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo bahkan mengaku tak pernah mengetahui apakah proyek HOMC itu dilakukan lewat tender atau tidak."Saya belum pernah dengar tender pengadaan HOMC dan DPR belum pernah menyetujui itu," kata Dradjad di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (18/9/2006).Menurut Dradjad, program HOMC adalah untuk menggantikan bensin bertimbal yang dinilai tidak berpihak kepada lingkungan. Proyek itu tentu saja menimbulkan penambahan biaya Pertamina.Dradjad mengungkapkan, pada tahun 2006 HOMC mengakibatkan pembengkakan biaya produksi dan pengurangan gross marjin hingga Rp 6 triliun. Sehingga diperkirakan pada tahun 2007 HOMC bisa menambah biaya Rp 10-16 triliun. Dengan kewajiban pengembalian rasio sebesar 46,46 persen maka dividen Pertamina akan berkurang sekitar Rp 5 trilun."Lalu berapa dividen yang akan diberikan ke pemerintah jika dibagi dengan total laba bersih," cetusnya.Menanggapi hal itu Wakil Direktur Pertamina Iin Arifin Takhyan mengakui, jika proyek HOMC itu mengurangi potensi keuntungan. "HOMC menyebabkan biaya naik, kalau biaya naik ada potensi keuntungan yang berkurang," ujarnya. (qom/sss)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads