DPR Pertanyakan Proyek HOMC Pertamina

DPR Pertanyakan Proyek HOMC Pertamina

- detikFinance
Senin, 18 Sep 2006 20:01 WIB
Jakarta - Pertamina kembali diterpa isu miring. Proyek high octane mogas component(HOMC) dilaksanakan tanpa persetujuan DPR.Proyek ini dituding menjadi penyebab berkurangnya deviden Pertamina.Dividen Pertamina diperkirakan turun dari Rp 11,9 triliun pada tahun 2006menjadi Rp 6 triliun pada tahun 2007.Anggota Komisi XI DPR Drajad Wibowo bahkan mengaku tak pernah mengetahuiapakah proyek HOMC itu dilakukan lewat tender atau tidak. "Saya belumpernah dengar tender pengadaan HOMC dan DPR belum pernah menyetujui itu,"kata Drajad di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin(18/9/2006).Kata Drajad, program HOMC adalah untuk menggantikan bensin bertimbal yangdinilai tidak berpihak kepada lingkungan. Proyek itu tentu sajamenimbulkan penambahan biaya Pertamina.Drajad mengungkapkan, pada tahun 2006 HOMC mengakibatkan pembengkakkanbiaya produksi dan pengurangan gross marjin hingga Rp 6 triliun. Sehinggadiperkirakan pada tahun 2007 HOMC bisa menambah biaya Rp 10-16 triliun.Dengan kewajiban pengembalian rasio sebesar 46,46 persen maka dividenPertamina akan berkurang sekitar Rp 5 trilun. "Lalu berapa dividen yangakan diberikan ke pemerintah jika dibagi dengan total laba bersih,"cetusnya.Menanggapi hal itu Wakil Direktur Pertamina Iin Arifin Takhyan mengakui,jika proyek HOMC itu mengurangi potensi keuntungan. "HOMC menyebabkanbiaya naik, kalau biaya naik ada potensi keuntungan yang berkurang,"ujarnya. (mar/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads