Selama Arus Lebaran, Jembatan Timbang Jadi Rest Area
Sabtu, 23 Sep 2006 01:23 WIB
Jakarta - Guna menghindari maraknya pungutan liar (pungli) yang terjadi menjelang dan sesudah lebaran, Departemen Perhubungan akan menutup jembatan timbang, dan akan dijadikan tempat untuk beristirahat bagi pengendara."Jembatan timbang ditiadakan pada masa angkutan lebaran, makanya saya minta kepada Dirjen untuk koordinasi dengan gubernur agar itu dijadikan rest area," kata Menhub, Hatta Rajasa, di sela Rakor menjelang hari raya, di Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat(22/9/2006).Pungli memang masih menjadi biaya tinggi, bahkan Hatta menilai dengan adanya pungli tersebut berarti mengurangi 20-30 persen dari pendapatan dari pengusaha transportasi dan supir.Dengan memangkas separuh saja dari pungli yang sering terjadi tersebut artinya sama saja dengan meningkatkan pendapatan para supir tersebut sebesar 15 persen."Pungli ini sudah menjadi penyakit sosial, ya, itu karena polisinya, petugas di jalanan, dan preman." cetus Hatta.Dipaparkan Hatta, bahwa ada beberapa titik rawan untuk terjadinya pungli pada masa angkutan lebaran, yaitu di terminal, maupun di terminal bayangan. Lalu di jembatan timbang, serta di sekitar pelabuhan-pelabuhan penyeberangan, dan di setiap tempat-tempat yang sering terjadi kemacetan."Kalau pungli ditempat-tempat ini dihilangkan saya yakin pendapatan supirdan pengusaha akan meningkat." tandasnya.
(bal/bal)











































