Stok Gula dan Beras Aman

Jelang Ramadan

Stok Gula dan Beras Aman

- detikFinance
Sabtu, 23 Sep 2006 16:59 WIB
Jakarta - Menjelang bulan Ramadan, stok beras dan gula pasir diperkirakan tidak mengalami kelangkaan. Saat ini stok kedua bahan pokok itu masih melebihi kebutuhan per tahunnya."Masalahnya cuma ada di distribusi saja, kalau stoknya cukup," kata Kepala Pusat Distribusi Badan Ketahanan Pangan Ning Pribadi dalam sebuah diskusi di Marios Place, Jakarta, Sabtu (23/9/2006).Menurut Ning, jumlah kebutuhan beras per tahunnya mencapai 31 juta ton. Sedangkan stok yang ada sekarang mencapai 34 juta ton. Untuk gula pasir kebutuhan per tahunnya mencapai 2,7 juta ton. Stok yang ada untuk gula pasir sekarang 3,4 juta ton. "Jadi kalau dilihat stoknya cukup," tambahnya.Salah satu bahan kebutuhan yang mungkin mengalami kenaikan adalah cabai merah karena tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama. "Mengenai harga cabai kita serahkan ke mekanisme pasar saja," ujarnya.Mengenai impor beras, Ning mengatakan bahwa hal itu dimaksudkan untuk mengganti cadangan beras nasional yang selama ini sudah terpakai untuk membantu korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia."Dari cadangan beras nasional ada 350 ribu ton, dan sudah banyak yang terpakai untuk membantu bencana. Untuk itu kita mengimpor beras," katanya.Cadangan beras ini selain untuk bencana juga digunakan pemerintah untuk melakukan operasi pasar di daerah yang mengalami kelangkaan beras. Dan untuk pengawasan, nantinya pemerintah akan memberitahu kapal mana, tujuan dan jam berapa kapal pengangkutan beras itu akan tiba di Indonesia."Biar masyarkat bisa mengawasi impor beras itu," tandasnya. (qom/san)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads