Harga Minyak Terus Merosot
Senin, 25 Sep 2006 11:17 WIB
Singapura - Harga minyak mentah dunia terus turun dan kini kembali bercokol di bawah level US$ 60 per barel. Ini merupakan level terendah harga minyak dalam 6 bulan terakhir.Pada perdagangan Senin (25/9/2006) pukul 10.57 di Singapura, kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman November turun 49 sen ke level US$ 60,06 per barel.Pada penutupan perdagangan di AS akhir pekan lalu, harga minyak berada di level US$ 60,55 per barel.Sementara untuk minyak jenis Brent turun hingga 42 sen menjadi US$ 59,99 per barel."Pasar terlihat menakutkan. (Harga minyak) turun dengan gila dan orang-orang meloncat keluar dari posisinya," ujar Tony Nunan, Manajer Manajemen Risiko Energi Mitsubishi Corporation di Tokyo seperti dikutip dari AFP.Harga minyak kini semakin turun seiring redanya situasi geopolitik terutama di Iran yang akan segera mencapai kompromi soal nuklir.Penurunan harga juga dipicu oleh berkurangnya permintaan seiring melambatnya pertumbuhan ekonomi AS."Harga minyak dinilai masih terlalu tinggi, sehingga aksi jual kemungkinan masih akan berlangsung saat pasar London dan New York dibuka," tambah Nunan.
(qom/sss)











































