Harga Minyak Akhir Tahun Bisa Tembus US$ 100

Harga Minyak Akhir Tahun Bisa Tembus US$ 100

- detikFinance
Selasa, 26 Sep 2006 09:50 WIB
Jakarta - Kendati saat ini harga minyak melorot, namun kondisi ini diprediksi tidak bertahan lama. Sebuah analisis yang ekstrim memperkirakan harga minyak bisa tembus US$ 100/barel di akhir tahun.Kendati saat ini harga minyak sempat melorot di bawah level psikologis US$ 60 per barel, namun situasi ini diperkirakan tidak akan bertahan lama. Harga minyak akan kembali melonjak bahkan bisa mencapai US$ 100 per barel pada akhir tahun.Sejak 7 Agustus 2006 lalu harga minyak telah mencapai batas psikologis dan memecahkan rekor hingga US$ 78,64 per barel. Hinga kemudian harga minyak itu sempat turun sebesar US$ 20 sehingga harga minyak sempat berada pada US$ 59,32 per barel pada Senin kemarin.Jatuhnya harga minyak ini terjadi di pasar New York yang sempat berada di US$ 60 per barel kemarin, setelah memecahkan rekor tertinggi pada Juli lalu yang mencapai US$ 78,40 per barel.Seperti dikutip AFP Selasa (26/9/2006), para analis yakin harga minyak nantinya akan cepat kembali naik dan dalam waktu dekat akan berada di US$ 80 per barel. Bahkan ada analis dari Centre for Global Energy Studies yang lebih ekstrem dan memperkirakan harga minyak pada akhir tahun 2006 bisa menembus US$ 100."Ketegangan di Timur Tengah dan Nigeria akan menjadi penyebabnya. Begitu juga konfrontasi di Libanon dan Iran yang belum selesai akan melemahkan fundamental pasar minyak," ujar Centre for Global Energy Studies dalam laporan bulanannya.Namun sebagian analis lagi tak percaya harga minyak akan mencapai US$ 100 per barel. The French Bank lebih moderat dalam prediksinya. Mereka memperkirakan harga minyak rata-rata masih akan berada dalam kisaran US$ 66,59 per barel hingga akhir tahun ini. (mar/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads