Dua Kali Mangkir Raker, Menneg BUMN Panen Kecaman
Rabu, 27 Sep 2006 16:49 WIB
Jakarta - Gara-gara dua kali mangkir rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR, Menneg BUMN Sugiharto dikecam anggota dewan. Padahal dua kali raker tersebut adalah untuk membahas nasib BUMN.Kecaman atas ketidakhadiran Sugiharto itu menjadi pembukaan dalam rapat kerja yang membahas penerimaan dividen BUMN di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2006) pukul 14.45 WIB.Ketua Komisi XI Awal Kusumah mengawali rapat dengan mempertanyakan ketidakhadiran Sugiharto. Menkeu Sri Mulyani yang datang hanya mengatakan bahwa Sugiharto tengah mengikuti sidang kabinet."Kami memang ada sidang kabinet. Beliau mengatakan kepada saya, tidak akan hadir," ujar Sri Mulyani.Menanggapi omongan Sri Mulyani, anggota Komisi XI dari FPAN Rizal Djali meminta ketegasan apakah Deputi Menneg BUMN Pandu Djajanto bisa mewakili Menneg BUMN menerima pembahasan panja penerimaan dividen BUMN.Anggota Komisi XI lainnya, Habil Marati mengatakan, mestinya panja ini dibahas dengan Menneg BUMN dan hasil-hasilnya harus disepakati dengan Menneg BUMN. Habil minta DPR untuk memberikan surat terguran kepada Menneg BUMN yang mangkir.Dalam rapat kerja pekan lalu yang membahas soal nasib Semen Kupang, Sugiharto juga tidak hadir. Pihak yang hadir hanya Menkeu Sri Mulyani dan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo.Panja DPR sendiri akhirnya menyerahkan hasil kajian mereka kepada Menkeu selaku pemegang saham BUMN. "Kita akan minta tolong menkeu untuk melobi kembali sebagai bahan dasar pembahasan dengan Panitia Anggaran," ujar Awal.
(qom/sss)











































