DPR Minta Setoran BUMN Minimal Rp 21,8 Triliun
Rabu, 27 Sep 2006 23:15 WIB
Jakarta - DPR mengusulkan setoran dividen BUMN tahun 2007 minimal Rp 21,8 triliun. Nilai ini naik Rp 7,9 triliun dari usulan pemerintah sebesar Rp 13,9 triliun.Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Kerja Dividen BUMN Komisi XI DPR Asman Abnur dalam rapat dengan Menkeu Sri Mulyani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/9/2006)."Dengan adanya kelebihan setoran Rp 7,9 triliun, Komisi XI mengusulkan untuk menjadi bagian pembiayaan defisit sehingga mengurangi beban pinjaman luar negeri," ujarnya.Panja dapat memproyeksi setoran dividen 2007 berdasarkan pembahasan dengan 10 BUMN penyumbang dividen terbesar yakni Bank Mandiri, PLN, Pertamina, BNI, BRI, PT Telkom, Jamsostek, PT Pusri, PT Taspen dan BTN.Proyeksi setoran dividen tahun 2007 berasal dari perkiraan laba usaha dan kinerja BUMN pada tahun 2006. Panja juga menyoroti minimnya setoran dividen BUMM.Panja melihat dalam kurun waktu 2001-2005 duviden hanya berkisar Rp 10 triliun. Setoran BUMN baru naik tajam tahun 2006 sebesar Rp 21 triliun, namun pemerintah mengusulkan tahun 2006 hanya Rp 13,9 triliun.
(fay/fay)











































