Relokasi Tol Gempol-Surabaya Butuh Rp 650 Miliar
Kamis, 28 Sep 2006 10:30 WIB
Jakarta -
Relokasi Jalan Tol Gempol-Surabaya diperkirakan menelan dana hingga Rp 650 miliar. Namun proses pengalihan jalan tol itu diperkirakan memerlukan waktu yang cukup lama, mengingat perlu pembebasan tanah."Kita akan mencari lokasi yang aman. Jalan tol akan kita relokasi sejauh mungkin, sehingga kalau terjadi apa-apa tidak terpengaruh lagi," ujar Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.Ia menyampaikan hal tersebut sebelum mengikuti rapat tentang penanganan pascagempa Yogya di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (28/9/2006).Dana Rp 650 miliar itu sudah termasuk untuk pembebasan tanah. Mengenai proses tendernya, akan dilakukan oleh Departemen PU dalam hal ini Badan Pengelola Jalan Tol.Djoko menambahkan, proses relokasi tidak bisa selesai dalam waktu 6 bulan atau setahun. "Tidak mungkin bikin 9 kilometer tol baru selesai dalam 6 bulan atau setahun. Rasanya pesimis saya, apalagi memerlukan pembebasan tanah," ujarnya."Tapi kita akan bekerja secepatnya. Pasti kita buru," imbuhnya.Ia menambahkan, dalam sidang kabinet Rabu (27/9/2006) malam, diputuskan semua jalur ekonomi utama yang melewati Sidoarjo akan dipindahkan termasuk jalan tol dan rel kereta api. "Nanti soal rel itu terserah Pak Hatta Rajasa (Menhub) apakah mau dibuat naik atau dipindah," ujarnya.Jalur ekonomi seperti jalan dan rel kereta api dinilai sudah dalam kondisi yang sangat berbahaya. "Oleh karena itu musti dipindahkan," tandasnya
(qom/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































