Mentan Selidiki Beras Impor Beredar di Jateng

Mentan Selidiki Beras Impor Beredar di Jateng

- detikFinance
Kamis, 28 Sep 2006 13:33 WIB
Jakarta - Impor beras masih dalam proses tender, tapi sudah ada laporan beras impor beredar di pasar Jawa Tengah (Jateng). Jika benar, pelakunya dilacak dan akan dikenakan sanksi penyelundupan."Jadi kita belum tahu beras apa yang beredar. Apakah itu sekadar isu atau memang betul begitu? Kalau memang ada, kita lacak siapa yang mendistribusikannya. Pelakunya jelas akan ada sanksi terkait peraturan penyelundupan," tegas Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriantono.Hal ini disampaikan dia usai rapat terbatas mengenai lahan pertanian di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (28/9/2006).Anton mengaku telah melakukan koordinasi dengan Gubernur Jateng mengenai kebenaran peredaran beras impor ini. "Apa betul yang beredar itu beras impor, sedang kita selidiki. Sebab kita belum mengimpor beras, masih tender," ujarnya.Menurut Anton, catatan distribusi beras bantuan untuk korban gempa DIY-Jateng juga tidak luput dari penyelidikan, karena tidak tertutup kemungkinan beras itulah yang bocor ke pasaran."Namun Gubernur Jateng pernah mengatakan, kemungkinan kebocoran distribusi beras sumbangan korban gempa sangat kecil karena perizinan dan pengawalan yang ketat," kata Anton.Diduga beras impor sudah beredar di pasaran, terutama di kawasan Tegal, Jateng. Peredaran tersebut diwaspadai sebagai beras ilegal karena Perum Bulog yang ditunjuk pemerintah diperkirakan baru mengimpor beras pada Oktober 2006. (ken/sss)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads