RI Bisa Rebut Pasar Tekstil Cina di Afrika

RI Bisa Rebut Pasar Tekstil Cina di Afrika

- detikFinance
Kamis, 28 Sep 2006 17:23 WIB
Jakarta - Indonesia berpeluang mengambil pasar tekstil Cina di Afrika Selatan, setelah negara tersebut menerapkan kuota impor bagi produk tekstil dan produk tekstil (TPT) asal Cina sebanyak 31 jenis.Indonesia berpotensi menggandakan 100 persen pangsa pasar tekstil di Afrika Selatan (Afsel) yang selama ini hanya 2 persen menjadi 4 persen. Demikian penjelasan Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ernovian G Ismy, saat ditemui di Kantor API, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Kamis (28/9/2006).Berdasarkan surat dari Kedubes Indonesia di Pretoria menyebutkan, bahwa Department of Trade and Industry Afsel mulai 28 September 2006 pemerintah Afsel menerapkan kuota impor.Kebijakan ini berlaku selama 3 tahun dan dan bertujuan melindungi produsen dalam negeri Afsel, karena membanjirnya TPT Cina. Produk tekstil Cina dituding telah menjadi penyebab turunnya produksi dalam negeri Afsel secara signifikan, serta hilangnya 150 ribu lapangan pekerjaan."Target kami dapat memenuhi kebutuhan TPT pada kejuaraan dunia sepakbola 2010 mendatang di Afsel, dan merebut pasar Cina yang merupakan importir TPT nomor 1 di Afsel," kata Ernovian.Selain itu juga karena Afsel akan menjadi gerbang untuk memasuki pasarPrancis. Maka itu ungkap Ernovion, langkah pertama yang dilakukan mendekati buying house sejenis agen yang akan memasarkan ke retailer besar."Mengingat retailer besar Afsel seperti Woolworth, Edgars, Consolidated Sores, Mr.Price, Truworths dan Foschini menyatakan akan tetap mengimpor TPT dari negara Asia di luar Cina. Ini akan menjadi andalan ekspor kita kesana garmen," jelas Ernovion.Peluang tersebut makin lebar setelah pengamat ekonomi Afsel sendiri menyatakan, untuk beberapa bulan mendatang negaranya belum mampu memenuhi permintaan pasar dalam negerinya.Hal ini akibat pembataan impor dan intervensi pemerintah yang justru telah menyebabkan peningkatan harga jual 20-25 persen. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads