Ekspor Pasir Daratan akan Dibatasi

Ekspor Pasir Daratan akan Dibatasi

- detikFinance
Senin, 02 Okt 2006 17:28 WIB
Jakarta - Eksploitasi pasir untuk ekspor ke Singapura bikin pemerintah miris karena kegiatannya berlebihan dan nyaris menenggelamkan pulau-pulau kecil di Indonesia.Untuk itu pemerintah berencana membatasi ekspor pasir daratan dan tanah. Selama ini yang sudah dilarang adalah ekspor pasir timah dan pasir laut. Saat ini sedang dikaji apakah perlu pelarangan, diberi kuota atau diberi pungutan ekspor. Masalah pembatasan eskpor pasir ini akan dikeluarkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) terutama untuk mengatur bahan galian golongan C."Jika pasir darat dan tanah tidak kena pungutan ekspor dan tidak dilarang ekspor sehingga habislah pulau-pulau di Riau sampai tenggelam, ekspor berasal dari Kepulauan Riau masuk ke Singapura," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan, Diah Maulida.Hal itu disampaikan Diah, saat ditemui diruang kerjanya Gedung Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta (2/9/2006)."Sekarang kita lihat jenis-jenis hasil tambang lain, yang betul-betul secara lingkungan merusak, penambangannya sangat kacau dan satu lagi adalah kitaharusnya bisa mendapatkan nilai tambah kalau diolah dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan industri," papar Diah.Pemerintah ungkap Diah, menganggap eksploitasi pasir menjadi masalah seriusyang bisa mengancam bangsa. Karena dengan dikeruknya pulau-pulau kecil maka batas negara Singapura membesar. Saat ini pembahasan masalah pasir ini ditangani Menkopolhukam, Kementrian Lingkungan Hidup, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian, Polri, TNI dan semua pengawas di lapangan. Termasuk Departemen Luar Negeri sebagai pembina hubungan Singapura.Pengkajian masalah pasir ini dilakukan setelah pemerintah meninjau kondisi-kondisi pulau-pulau terluar di Indonesia. Berdasarkan pemantauan foto, beberapa pulau yang pasirnya diambil kini daratannya berbentuk cekung dan ada yang nyaris tenggelam. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads