Eddie Widiono Akan 'Jajakan' Obligasi dolar PLN ke LN
Selasa, 03 Okt 2006 14:58 WIB
Jakarta - Setelah tidak dikenakan cekal, Dirut PT PLN (persero) Eddie Widiono siap-siap berangkat ke luar negeri. Tapi kepergian Eddie kali ini bukan untuk liburan, melainkan untuk 'menjajakan' obligasi dolar PLN.Rencananya, Eddie akan melakukan roadshow dalam rangka penerbitan global bond PLN ke Singapura, Hong Kong, London, Boston dan New York."Nanti dilakukan Eddie Widiono saja," ujar Menneg BUMN Sugiharto usai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (3/10/2006).Pemerintah sebelumnya memutuskan untuk 'memutar haluan' atas pendanaan proyek pembangkit 10.000 megawatt PLN dari obligasi syariah ke global bond."Sementara ini kita lihat ternyata peminatnya dalam dolar. Saya sudah beri izin ke PLN untuk mengeluarkan bond atau obligasi," ujar Sugiharto.Namun mengenai berapa besarnya global bond yang akan diterbitkan PLN, Sugiharto mengaku angkanya tergantung permintaan pasar.Menurut Sugiharto, kebutuhan pendanaan PLN sendiri mencapai US$ 10 miliar. "Paling tidak kita harus sediakan US$ 1,5 miliar. Tapi ini kebutuhan berkala, maka kita tidak perlu sediakan di awal," kata Sugiharto.Yang pasti, global bond itu harus terbit paling lambat akhir Oktober mendatang. "Kalau tidak, kadaluarsa laporan keuangannya," tambahnya.
(qom/ir)











































