Airbus Kini Tertinggal 15 Tahun dari Boeing
Kamis, 05 Okt 2006 09:37 WIB
London -
CEO Airbus Christian Streiff akhirnya mengakui kekalahannya atas Boeing. Menurut Streiff, perlu waktu 15 tahun untuk bisa mengungguli rival beratnya dari AS itu."Ini merupakan bisnis jangka panjang. Kita harus meraihnya. Dan dalam 15 tahun, saya harap kita bisa di depan Boeing kembali," ujar Streiff dalam wawancaranya dengan Financial Times dan dikutip dari AFP, Kamis (5/10/2006).Airbus sendiri kini sedang kebanjiran complain dari pemesan pesawat superjumbo jenis A380 menyusul penundaan pengiriman pesanan. Airbus terpaksa menunda pengiriman A380 akibat kegagalannya menyediakan piranti lunak yang seragam bagi tim perancang pesawat. Penundaan itu juga membuat saham induk Airbus, Aeronautic Defence & Space Co (EADS) anjlok hingga 12 persen. Streiff menambahkan, untuk pesawat militer A400M kemungkinan juga akan mengalami penundaan pengiriman.
(qom/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































