PLN Tender Ulang 4 Proyek Crash Program Oktober

PLN Tender Ulang 4 Proyek Crash Program Oktober

- detikFinance
Senin, 09 Okt 2006 15:15 WIB
Jakarta - PT PLN (persero) akan mengulang tender 4 proyek PLTU 10 ribu MW pada akhir Oktober ini, setelah sebelumnya kurang diminati investor. Tender 4 proyek itu akan mulai dari awal kembali melalui tender prakualifikasi."Kita upayakan secepatnya, paling lambat akhir Oktober ini akan kita buka kembali," kata Direktur SDM dan Organisasi PLN Djuanda Nugraha Ibrahim usai melakukan rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (9/10/2006).Tender yang akan diulang itu adalah PLTU di Tanjung Jati, Labuhan, Pacitan dan Teluk Naga. Sebelumnya keempat proyek itu ditender ulang karena kurang peminatnya dimana syarat tender minimal harus tiga peserta tender."Karena kurang peminat yang empat ini kita tender ulang mulai dari prakualifikasi," ujarnya.Djuanda yakin tender ulang ini tidak akan memundurkan jadwal crash program 10 ribu MW. "Waktu kita masih panjang kok 30 bulan lagi. Saya kira panitia pinter mengatur jadwalnya," ungkap Djuanda.Sedangkan untuk PLTU kelas 300-400 yang kurang persyaratan bid bond (jaminan bank), PLN akan tetap melakukan tender ulang namun tidak lagi melalui proses prakualifikasi kembali. "Ini kita sebut tender yang dipercepat dan pesertanya yang sudah terdaftar sebelumnya," ujarnya."Untuk yang ini tendernya tidak boleh masuk investor baru," katanya. Namun untuk 4 proyek yang ditender ulang prakualifikasi diperbolehkan masuknya investor baru.Akibat dilakukan tender ulang untuk 4 proyek itu mengakibatkan proses tender untuk PLTU luar Jawa yang sebesar 3.100 MW menjadi mundur. "Ini kan mengikuti jadwal yang di Jawa. Kita inginkan di Jawa dulu selesai baru luar Jawa. Satu-satu kita selesaikan," tegasnya.PLN menjadwalkan membuka tender luar Jawa pada November nanti dari jadwal sebelumnya pada Oktober ini. "Kalau memang bisa kita selesaikan bersama-sama di luar dan di Jawa," cetusnya. (mar/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads