Setoran Dividen BUMN 2007 Disepakati Rp 19,1 T

Setoran Dividen BUMN 2007 Disepakati Rp 19,1 T

- detikFinance
Senin, 09 Okt 2006 15:53 WIB
Jakarta - Setoran dividen BUMN tahun 2007 disepakati oleh Panja A Panitia Anggaran sebesar Rp 19,1 triliun. Setoran ini lebih rendah dari rekomendasi Panja Penerimaan Dividen Komisi XI DPR yang mengusulkan dividen maksimal Rp 22,2 triliun."Angka Rp 19,1 triliun masih rasional. Tapi kalau Rp 22,2 triliun seperti yang diminta Panja Penerimaan, setelah saya periksa BUMN satu demi satu itu berat sekali. Tapi Panja kemarin kan sepakat Rp 19,1 triliun," ujar Sekretaris Menneg BUMN, M Said Didu.Hal tersebut disampaikan Didu usai rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2006).Sebenarnya, ungkap Didu, untuk setoran dividen yang realistis berdasarkan perhitungan Kementerian BUMN adalah sebesar Rp 18,5 triliun.Anggota Panja A Ramson Siagian menambahkan Pertamina masih merupakan BUMN penyetor dividen terbesar dengan pay out ratio 45 persen, lebih rendah dari pay out ratio tahun 2006 yang sebesar 50 persen."Ini supaya Pertamina ada reinvestasi untuk perbaikan kilang, sehingga di masa datang tidak diperlukan bantuan asing untuk mengolah minyak mentah," ujar Ramson.Dalam rapat Panja hari ini, ada dua hal yang belum diputuskan, yakni usulan pemerintah yang menginginkan adanya kenaikan dalam penyertaan modal negara (PMN) naik Rp 500 miliar menjadi Rp 1,8 triliun dalam rangka menalangi BUMN yang merugi.Satu hal lagi mengenai target privatisasi yang diusulkan pemerintah naik Rp 1,2 triliun menjadi Rp 4,5 triliun."Pemerintah kalau setoran privatisasi Rp 3,3 triliun bisa ditutupi dari penjualan saham di PT Bank BNI, kalau lebih dari itu mesti ada BUMN yang lain," jelas Ramson. (ir/sss)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads