Tender 21 Blok Migas Sepi Peminat

Tender 21 Blok Migas Sepi Peminat

- detikFinance
Rabu, 11 Okt 2006 17:40 WIB
Jakarta - Pemasukan dokumen penawaran dalam tender 21 wilayah kerja (WK) atau blok migas melalui mekanisme penawaran langsung (direct offer) sepi peminat. Setiap WK migas hanya diminati oleh satu peminat, bahkan WK Situbondo sama sekali tidak diminati investor. Dirjen Migas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Luluk Sumiarso di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/10/2006) mengatakan, sebanyak 20 WK diminati investor bahkan terdapat empat WK yang yang diminati dua investor. "Penutupan pemasukan pada pukul 14.30 WIB tadi, WK Situbondo sama sekali tidak diminati," katanya. Sayangnya, Luluk tidak bersedia menjawab nama-nama perusahaan besar yang memasukkan dokumen dan nama WK yang memiliki dua peminat/investor. Dia mengatakan, evaluasi akan dilakukan selama tiga minggu dan diharapkan setelah evaluasi akan langsung diperoleh pemenang. Dikatakan Luluk, meski hanya satu peminat, belum tentu hak atau kesempatan pertama untuk memiliki (first right refusal) berlaku pada investor yang memasukkan dokumen. "Belum tentu, dia (investor) harus memenuhi persyaratan yang ditentukan seperti joint study dan sebagainya," tuturnya. Dia menjelaskan, mekanisme direct offer tidak bisa diartikan sebagai penunjukkan langsung. "Jadi perlu dipahami bahwa direct offer itu tidak bisa diartikan sebagai penunjukkan langsung, harus dilihat dulu persyaratan-persyaratan apakah sudah dipenuhinya," katanya. Ke-21 WK itu terdiri dari, WK Duyung di lepas pantai Natuna, WK Pari di lepas pantai Natuna, WK Tonga di daratan Sumatera Utara, WK Lemang di daratan Sumatera Tengah, WK Batu Gajah di daratan Sumatera Tengah, WK Batanghari di daratan Sumatera Tengah, WK Karangagung di daratan Sumatera Selatan, WK Sekayu di daratan Sumatera Tengah, WK Alas Jati di daratan Jawa Timur. Selanjutnya adalah WK Gunting di daratan dan lepas pantai Jawa Timur, WK Situbondo di daratan dan lepas pantai Jawa Timur, WK North Kangean di lepas pantai Jawa Timur, WK Sibaru di di lepas pantai Jawa Timur, WK West Sangatta di daratan Kalimantan Timur, WK Kutai di daratan dan lepas pantai Kalimantan Timur, WK Mahakam Hilir di daratan Kalimantan Timur. Juga, WK Wain di daratan Kalimantan Timur, WK Kuma di lepas pantai Sulawesi Barat, WK Kudong di daratan Sulawesi Barat, WK Karana di Selat Makasar, WK Buton di daratan dan lepas pantai Sulawesi Tenggara. (mar/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads