Utang IMF Lunas, Cadangan Devisa RI Tersisa US$ 39 Miliar

Utang IMF Lunas, Cadangan Devisa RI Tersisa US$ 39 Miliar

- detikFinance
Kamis, 12 Okt 2006 16:53 WIB
Jakarta - Pelunasan utang Indonesia ke IMF akhirnya berlaku efektif sejak hari ini. Sisa pinjaman sebesar US$v 3,181 miliar yang seharusnya jatuh tempo 2010 sudah tuntas sejak hari ini."Pelunasan pinjaman IMF ini merupakan sinyal peningkatan confidence dan fleksibilitas fiskal pemerintah", ungkap Gubernur Bank Indonesia, Burhanuddin Abdullah dalam siaran persnya, Kamis (12/10/2006)Utang Indoneia tersebut diberikan oleh IMF dibawah skema Extended Fund Facility. Saldo terakhir utang Indonesia ke IMF termasuk pokok dan bunga adalah mencapai SDR 2.153.915.825, atau ekuivalen US$ 3.181.742.918 Semula, BI baru akan melunasi seluruh utang pada akhir 2006.Burhanuddin menjelaskan, percepatan pelunasan pinjaman IMF tahap ke-2 dilakukan setelah Pemerintah dan BI menilai keseimbangan eksternal yang tercermin dari surplus neraca pembayaran dan cadangan devisa mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2006. Selain itu, tanggapan positif dari pasar atas percepatan pembayaran pinjaman IMF tahap I pada Juni 2006 dan adanya dukungan dari berbagai pihak termasuk DPR-RI untuk melunasi pinjaman IMF pada tahun 2006.Ia menambahkan, dengan pelunasan pinjaman ini, posisi cadangan devisa Indonesia hingga akhir 2006 diperkirakan di atas US$ 39 miliar. Angka ini dinilai masih pada level aman, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pembayaran impor lebih dari 4 bulan dan cicilan pinjaman luar negeri Pemerintah. Dengan pelunasan ini maka Indonesia sudah tidak berkewajiban lagi mengikuti Post Program Monitoring (PPM) dan Indonesia sama dengan anggota IMF lainnya, yang kondisi makroekonominya dalam keadaan baik. "Pelunasan ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan investor kepada kita dan diharapkan dapat diikuti oleh kenaikan rating dan penurunan country risk," tandas Burhanuddin. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads