Lapangan Gas Jambi Merang Produksi 2008
Sabtu, 14 Okt 2006 14:32 WIB
Jakarta -
Lapangan gas Jambi Merang direncanakan akan mulai produksi pada tahun 2008. Lapangan gas yang dimiliki oleh Pertamina, Amerada Hess dan Pacific Oil and Gas ini akan menghabiskan investasi sebesar US$ 300 juta."Tendernya sedang dilakukan dan mudah-mudahan pada tahun 2008 atau awal 2009 proyek itu bisa menghasilkan gas," kata President Director Pacific Oil and Gas (PO&G) AR Dudung Natanegara, di Jakarta, Jumat (14/10/2006) malam. Gas yang dihasilkan dari lapangan Jambi Merang itu nantinya akan digunakan PLN untuk bahan bakar pembangkitnya. "Gas ini untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan dan sebagian lagi untuk keperluan lain," ujarnya.Lapangan gas Jambi Merang memiliki cadangan 120 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), yang sebesar 80 MMSCFD akan dipakai oleh PLN. "Dua pertiga dari gas yang nanti akan kami hasilkan di Jambi Merang sudah ditandatangani kontraknya dengan PLN," urainya.PO&G memiliki lapangan gas itu setelah mengakuisisi saham Repsol pada tahun 2004. "Jadi sekarang kami memiliki 25 persen, Amerada Hess 25 persen dan Pertamina memiliki 50 persen," ungkapnya.Selain Jambi Merang, PO&G juga saat ini juga tengah mengembangkan lapangan minyak di Kisaran, Sumatera Utara. Di lapangan Kisaran, PO&G bersama dengan Chevron memiliki saham masing-masing 50 persen. "Operatornya adalah Chevron dan pada saat ini sudah selesai melakukan pemboran eksplorasi, hasilnya cukup menggembirakan," tukasnya. PO&G mengaku saat ini memang pihaknya belum pernah menjadi operator di lapangan migas di Indonesia. "Kita sangat mau tapi belum bisa. Tapi kami mempunyai cukup banyak kemampuan. Ketika kami akan melakukan eksplorasi, terutama blok eksplorasi, tentunya harus sangat hati-hati sekali," urainya.
(mar/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































