Periode Lebaran, PLN Matikan Pembangkit Besar Jawa-Bali

Periode Lebaran, PLN Matikan Pembangkit Besar Jawa-Bali

- detikFinance
Kamis, 19 Okt 2006 00:30 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) berencana mematikan beberapa pembangkit besarnya dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil berdasarkan perkiraan akan terjadinya penurunan konsumsi saat periode lebaran tiba."Menurunnya konsumsi di Jawa Bali pada periode lebaran maka beberapa pembangkit besar akan dimatikan," ujar jubir PLN Muldjo Adji saat konferensi pers Kesiapan sektor ESDM menghadapi hari raya Idul Fitri 1427 H di Departemen ESDM, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2006).Penghentian operasi pembangkit besar ini menurut Muldjo dapat membuat PLN berhemat Rp 45 miliar per hari. Penghematan tersebut didapat dari tidakdigunakannya BBM sebagai bahan bakar pembangkit sebanyak 7500 kilo liter per hari.Beberapa pembangkit listrik yang akan dimatikan yaitu Suralaya (3 unit), Grati (2 blok), Grati (1 blok yang menggunakan minyak), Muara Tawar (blok1 dan 2), Paiton (1 unit), dan Gunung Jati (1 unit).Sementara itu ditempat yang sama Direktur Tehnik Kelistrikan Johny simanjuntak menilai sistem listrik Jawa-Bali akan mampu memenuhi kebutuhan beban puncak saat hari raya sebesar 4900 MW. Sedangkan untuk daerah di luar Jawa-Bali ada yang dalam kondisi siaga."Sistem Jawa-Maduraa dalam kondisi normal sedangkan luar Jawa-Bali dalam kondisi normal dan siaga. Sistem Minahasa defisit pada H-3 dan H+3 karena kemarau sehingga kemampuan PLTA hanya 20 MW," kata Johny.Lebih lanjut Johny mengatakan PLN tidak akan melakukan kegiatan pemeliharaan pada H-3 sampai dengan H+3. Kegiatan tersebut dinilai Johny dapat mengakibatkan gangguan pasokan listrik. (gah/nvt)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads